Subscribe Us

animasi-bergerak-bendera-indonesia-0010animasi-bergerak-bendera-indonesia-0010animasi-bergerak-bendera-indonesia-0010

Profil Madin Al-Maunah



A.    SEJARAH SINGKAT MADRASAH DINIYYAH AL-MA’UNAH
Madrasah Diniyah Al-Ma’unah berdiri sejak Juli 2016 dan mulai aktif proses belajar mengajarnya pada bulan Agustus 2016. Berawal dari diberlakukannya peraturan Bupati Pasuruan nomor 21 tahun 2016 tentang Wajib Madin dan juga dorongan masyarakat dusun Janti, maka dengan cepat salah satu ustadzah mempunyai inisiatif untuk menyikapi hal ini bersama-sama dengan asatidz/ahlain yang ada di dusun Janti. Wal hasil, pada 26 Juli 2016 terbentuklah Madin Al-Ma’unah beserta para pengurusnya. Dan untuk mengawali sebelum proses KBM berjalan, maka diadakanlah perkumpulan bersama wali santri yang sengaja dikumpulkan dari berbagai santri yang telah dimiliki oleh asatidz/ah masing-masingtepatnya pada 30 Juli 2016.
Bersama masyarakat luas dan juga perangkat desa yang ada di dusun Janti akhirnya terjadilah musyawarah mufakat. Melihat jumlah santri yang cukup banyak maka pembagian kelas adalah bertempat di semua langgar/mushallah yang ada di dusun Janti dengan penentuan kelas diambil melalui tes tulis dan tes lisan.
Senin, 1 Agustus 2016 dilaksanakanlah tes tersebut yang bertempat di salah satu gedung TPQ yang dimiliki oleh salah satu ustadzah yang kini sudah menjadi bagian dari asatidz/ahMadin Al-Ma’unah. Tidak dapat dipercaya, jumlah peserta tes membludak hingga mencapai ± 150 calon santri Madin Al-Ma’unah. Begitu jauh di luar ekspektasi pengurus.
Benar, itu prestasi yang sangat bagus bagi sebuah lembaga di awal berdirinya mampu mendapatkan jumlah siswa/santri sekian banyak. Dan dengan seperti itu para pengurus serta asatidz/ah, menyadari bahwa tanggung jawab besar mulai mereka pikul bersama, tanggung jawab mendidik para santri, menjaganya dan memberikan haknya. Terlepas dari peraturan Bupati, para pengurus dan asatidz/ah sudah membuka tangan untuk menerima amanah masyarakat yang tidak main-main itu.
Sedari itu, bersama proses KBM yang mulai berjalan pengurus Madin Al-Ma’unah beserta para asatidz/ah-nya semakin sering berkumpul dan bermusyawarah. Membuat inovasi dan juga mengadakan evaluasi yang tiada hentinya. Tidak adanya gedung yang cukup untuk menampung para santri bukan berarti kami berkecil hati, kelas yang terpisah-pisah cukup jauh memang memiliki resiko. Tapi para pengurus dan juga asatidz/ahMadin Al-Ma’unah akan terus berjuang demi agama, bangsa dan masa depan para santrinya. 





B.     KEMADRASAH DINIYAHAN


Madrasah Diniyyah Al-Ma’unah adalah lembaga pendidikan informal yang berada di bawah naungan Yayasan Al-Ma’unah yang memiliki tugas dan tanggung jawab terhadap penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran dalam rangka membentuk santri yang beriman dan bertaqwa kepada Allah Swt. berakhlaqul karimah, mampu menjawab tantangan jaman, peka terhadap masalah agama, sosial budaya, kebangsaan dan kemasyarakatan, serta membentuk pribadi santri yang amanah, jujur, adil, dan bertanggung jawab demi terwujudnya masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera dan berlandaskan Al-Qur’an, Sunnah Rasul, Ahlu al-Sunnah wa al-Jama’ah, pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Posting Komentar

0 Komentar